-->
9vfg0AJa4SKEeswrn3rRCky8f8QOEXRuxxHmRFzq
Bookmark

Tafsir Jalalain : Karya Paripurna Dari Dua 'Alim Ternama



Dua 'alim dua mufassir yang sama sama memiliki laqob Jalaluddin. Penulis karya monumental yang hari ini goresan nya masih utuh, yang telah di baca ribuan mata, disimak jutaan telinga. Dikalangan ulama, karyanya ini dikenal dengan nama "Tafsir al Jalalain" satu penyebutan sebagai bentuk peringkasan, yang dinisbatkan langsung kepada keduanya. Sebagian yang lain menamainya dengan nama " Kitab al Jalalain fi Tafsiri Al Qur'an al 'Adziim". Dalam penulisan tafsirnya keduanya berpegangan pada beberapa kitab tafsir. Dalam kitab Bugyatul Wu'at fi Taraajimi Lughowiyyin wa Annuhat Imam Jalaluddin As-Suyuti memberikan isyarah perihal ini. Dikala beliau menjelaskan biografi dari Al Imam Muwafiquddin Ahmad bin Yusuf al Kawasyi, yang wafat pada tahun 680 H.
 

"Beliau (Imam Muwafiquddin) memiliki tafsir Al-Kabir dan Ash-Shogir, dan mengirim nuskhoh (manuskrip) nya ke kota Mekah, Madinah dan Al Quds. Imam Jalaluddin Al Mahalli ber i'timad pada kitab tersebut dalam penulisan tafsirnya, begitupun dengan saya (Imam Jalaluddin As-Suyuti) dalam menyempurnakan tafsir nya Imam Jalaluddin Al Mahalli, saya ber I'timad pada tafsir Al kabir dan Ashogirnya Imam Muwafiquddin, kemudain Al Wajiz, Tafsir Al-Baidhowi dan Tafsir Ibn Katsir."


Tafsir Jalalain, satu karya dari dua 'alim ternama. 

Pertama, Syekh Jalaluddin Al-Mahalli yang bernama lengkap Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim Al-Mahalli, Al-Mahalli sebuah nisbat pada sebuah kota yang ada di mesir yakni Al Mahallah Al Kubro, beliau lahir pada tahun 791 H dan wafat pada tahun 864. Beliau adalah yang menafsirkan awal surat Al-Kahfi sampai akhir surat An-Nas, kemudian awal surat Al-Fatihah. Imam Jalaluddin Al Mahalli tidak menulis muqodimah maupun khotimah pada bagian yang beliau tafsirkan. Al-Mahalli adalah ulama mutafannin selain ulama tafsir beliau juga seorang ulama ushul fiqih, diantara kitab nya yang masyhur ialah Syarh Al Waraqat. 


Kedua, Abu Fadhl Abdurahman bin Kamaluddin -Abu Bakr- Al - Asyuti atau As-Suyuti sebuah nisbat pada sebuah kota yang bernama Usyut atau Shuyut salah satu wilayah di bagian selatan mesir, hari ini kota ini dikenal dengan nama Ashyut (dengan membaca fathah hamzah). Lahir pada tahun  848 H dan wafat pada tahun 911 H. Imam As-Suyuti adalah ulama terkemuka pada zamannya hafal dua ratus ribu hadis beliau seorang musnid, muhaqiq dan beliau termasuk ulama produktif, sudah lebih dari 500 kitab telah beliau tulis, Ad-Daudi yang merupakan murid beliau meneceritakan tentang kepiawaian Imam As-Suyuti dalam menulis karyanya. 


Dikala umur nya menginjak 40 tahun ia tinggal di roudotul miqyas dan dari saar itu pula beliau berhenti dari duni kepenulisan nya, di roudotul miqyas beliau memilih menghabiskan seluruh hidupnya untuk ibadah kepada Allah sampai ajal menjeputnya, dalam kitabnya At-Tanfis beliau menceritakan tentang hal ini. 


Nah dalam menafsirkan Tafsir Jalalain ini Imam As-Suyuti mengikuti metode yang sama di gunakan oleh Imam Al Mahalli, sehingga walau Tafsir Jalalain adalah satu jilid kitab hasil dari dua buah tangan dua 'Alim ternama, namun nyaris kita tidak melihat banyak perbedaan seakan ditulis oleh satu orang, kecuali ada dalam beberapa tempat tertentu.


Syekh Jalaluddin As-Suyuti menafsirkan bagian yang tak sempat dirampungkan oleh Syekh Jalaluddin Al Mahalli. Yakni dari mulai awal surah Al-Baqoroh sampai Akhir surat Al - Isro. Berbeda dengan Syekh Jalaluddin Al Mahali yang tak menulis Muqodimah ataupun Khotimah, Syekh Jalaluddin As-Suyuti menulis muqodimah di awal surat albaqoroh, dan menambahkan Khotimah di akhir surat Al Isro. 


Kedudukan Tafsir Jalalain di deretan kitab tafsir tidak bisa dianggap sepele, keagungan dari kitab ini membuat banyak para ulama yang tertarik untuk Men Hasyiyahi sebagian lain menyarahi kitab tafsir jalalain ini. Diantaranya kita bisa melihat Hasyiyah nya Syekh Muhammad Al 'Alqani yang berjudul Qabasun nayiraini. Majma'ul Bahrain wa Matli'ul Badroin sebuah Hasyiyah yabg ditulis oleh Syekh Muhammad Al Kharkhi. Hasyiyah Jamalain nya Mala 'Ali bin Muhammad Al Qaari. Kemudian Hasyiyah yang ditulis oleh Syekh Sulaiman bin Umar Al 'Ajili yang bernama Al Futuhat Al Ilahiyyah bi Taudihi Tafsiri al Jalalain li daqoiqil Khofiyah. 

Dan masih banyak kitab lainya yang men Hasiyahi  juga yang mensyarahi tafsir jalalain ini termasuk Hasiyah Hidayatul Muwahhidin. 


Wallahu A'lam

0

Post a Comment