9vfg0AJa4SKEeswrn3rRCky8f8QOEXRuxxHmRFzq
Bookmark

Isra Mi'raj : di Persimpangan Akidah dan Sejarah (1)

berbicara Isra Mi'raj, kita bukan hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga berbicara tentang aqidah. Isra Miraj bukan hanya bisa kita ceritakan sebagai peristiwa sejarah yg terjadi di masa lalu. Tetapi bisa kita jelaskan tentang bagaimana keyakinan-keyakinan kita atas hal-hal yg terjadi dalam Isra Mi'raj.

Oleh karena itu  Isra Mi'raj bisa di bahas dari dua sisi. Di tinjau dari jihat tarikh (sejarah), dan ditinjau dari jihat aqidah.
Dengan demikian, selain dalam kitab-kitab sejarah, kita bisa menemukan perihal isra mi'raj di sebagian kitab-kitab Akidah/Tauhid. Diantaranya dalam  Nadzom Aqidatul Awam, Sayyid Ahmad Marzuqi Al Maliki Al Makky secara khusus menulis satu bab untuk menjelasakan sekelumit tentang isra Mi'raj.

وقبل هجرة النبي الإسراء  *  من مكة ليلا لقدس يدرى

وقبل هجرة النبي
Sebelum peristiwa hijrahnya nabi (الإسراء) Rasulullah melakukan perjalanan malam dari Makkah ke Baitul Maqdis.

Ulama sepakat bahwa Isra Mi'raj terjadi sebelum Hijrahnya nabi ke madinah dan setelah Amul Hazn. Diketahui bahwa Hijrahnya nabi itu tahun ke 14 kenabian. Sedangkan Amul Hazn tahun ke 10 kenabian. Mengenai bulan dan Tahun Pastinya, Ulama berbeda pendapat. Ada yang berpendapat bahwa isra mi'raj itu terjadi pada tahun 11, 12, 13 kenabian. Kemudian bulan nya pun berbeda pendapat ada yang mengatakan bulan Rabiul Awal, Ramadhan, Syawal, Dzulhijjah, Rajab. Namun yang mahsyur adalah 27 rajab satu tahun sebelum hijrah.
Sebagaimana yang bisa kita kutip dalam kitab jalaul afham
وذلك اي الإسراء والمعراج في ليلة سبع وعشرين من رجب قبل الهجرة بسنة على المشهور.
Bahkan Al Jurqony dalam kitab al mawahib alladuniyah mengatakan bahwa qaul ini adalah "al aqwa" qaul yang paling kuat.
..
Bagaimana kisah awal perjalanan Isra Rasulullah saw.
Kalau kita lihat dalam siroh nabawiyyah nya ibn hisyam, pada juz 2 hal. 39-40. Dikisahkan bahwa Petang malam 27 rajab. Rasulullah Berkunjung ke rumah Ummu Hani yang pada waktu itu sudah memeluk islam, sedikit infomarsi Ummu Hani itu saudara Ali bin Abi Thalib. Jadi Abi Thalib Memiliki istri bernama fatimah memiliki tiga anak, Ali bin Abi Thalib, Ja'far bin Abi Thalib, dan Ummu Hani. Saat Rasulullah mengunjungi Ummu Hani beliau di sambut hangat oleh Ummu Hani dan suaminya yang bernama Hubayroh walaupun pada saat itu masih belum memeluk islam. Ada dua orang yang belum memeluk masuk islam tapi mereka memperlakukan rasulullah dengan baik yaitu Abu Al Ash  Suami dari Zainab putri Rasulullah, dan Hubayroh suami dari Ummu Hani ini. Setelah berkunjung ke rumah Ummu Hani, Rasulullah pamit untuk pulang, di perjalanan pulang Rasulullah kemudian istirahat di Masjidil Haram kemudian tertidur tepat nya di Hijr Ismail. Dalam banyak riwayat hadist. Rasulullah menceritakan bahwa Malaikat Jibril sampai 3 kali membangunkan beliau. Dan perjalanan Isra pun terjadi, sebuah perjalanan malam dari Makkah ke Madinah.

Ada lebih dari 45 Sahabat yang meriwayatkan Hadist tentang peristiwa Isra, selain itu peristiwa perjalanan malam dari makkah ke baitul muqodas juga diabadikan dalam Al quran yg sudah maklum bagi kita yakni surat Al Isra ayat 1.
1

1 comment

  • Anonymous
    Anonymous
    January 28, 2026 at 12:46 AM
    Ditunggu Artikel Selanjutnya
    Reply